Quipper School Premium Mendukung Kinerja Ratusan Ribu Guru Melalui Teknologi

Quipper Educational Technology Platform (edutech), bersama Quipper School Premium (QSP), mendukung efektivitas dan efisiensi kinerja guru di Indonesia melalui teknologi.

Sejak tahun 2020, QSP telah digunakan oleh lebih dari 177.000 guru di 195 provinsi/kota di Indonesia. Lebih dari 3.000 sekolah berpartisipasi dalam puluhan webinar pendidikan.

Riza Purnama, Kepala Sekolah Quipper School Premium, mengungkapkan rasa bangganya atas semangat para guru Indonesia untuk beradaptasi dengan teknologi meski memiliki berbagai keterbatasan.

Reza juga mengutip siaran pers pada Minggu (27 November 2022), yang mengingatkan guru-guru Indonesia selalu berinovasi dengan teknologi meski telah melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) selama 10 tahun.

“Di Hari Guru Nasional ini, kami sangat bangga dengan 177.000 guru hebat di seluruh Indonesia yang mau belajar dan mengadaptasi keterampilan seperti Quipper School Premium,” ujar Risa.

Pandemi sendiri dipandang sebagai titik balik perjuangan guru di Indonesia, khususnya terkait pemanfaatan teknologi.

Tantangan untuk memberikan pembelajaran daring yang bermakna semakin besar di masa pandemi ketika guru masih belum terbiasa menggunakan teknologi untuk kegiatan belajar mengajar (KBM).

Menurut survei tahun 2018 yang dilakukan oleh Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom Kemdikbud) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, hanya 40% guru di Indonesia yang siap teknologi.

Namun, berkat ketekunannya dalam belajar, para guru Indonesia kini mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

Rizza percaya bahwa teknologi memudahkan guru untuk berprestasi dan menciptakan pengajaran yang efektif dan efisien.

“Saya berharap ke depannya semakin banyak guru dan sekolah yang berinovasi dengan teknologi PTM,” imbuhnya.

“Tentu perlu diingat bahwa teknologi tidak ada untuk menggantikan peran guru, melainkan sebagai alat untuk mendukung kinerja guru agar proses pembelajaran menjadi lebih baik,” tegasnya.

Keberhasilan literasi teknologi guru tidak lepas dari peran penyedia layanan teknologi pendidikan.

QSP dirancang untuk mendukung semua fase pendidikan, memberi guru teknologi yang mudah dipahami serta layanan konsultasi untuk membantu mereka memanfaatkan teknologi secara maksimal.

Guru dapat menganalisis kebutuhan siswa melalui pengujian kognitif dan emosional, desain pelajaran, pengembangan alat penilaian, dan ujian PTS, PAS, dan PAT online.

Anda juga dapat mengakses laporan aktivitas siswa dan guru untuk memantau kemajuan pembelajaran.

Konten, fitur, dan layanan QSP mendukung guru dalam implementasi kurikulum mandiri melalui ribuan konten referensi pendidikan, bank soal AKM, dan pelatihan kurikulum gratis yang dilakukan secara berkala.

QSP juga membantu pendidik dalam menyikapi perubahan kebijakan pilihan pendidikan tinggi dengan menyediakan tes diagnostik potensi akademik, pengalaman UTBK online, dan laporan kemajuan mahasiswa untuk setiap individu dan setiap kelas.

Oni Bambagio Triantoro S.Pd. , M.Pd. SMAN 3 Bondowoso, direktur Jawa Timur, mengatakan penggunaan QSP membantu mengontrol perkembangan dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.

“Selain itu, Anda dapat melihat guru mana yang sangat aktif dan mana yang tidak. Langkah-langkah ini akan memudahkan untuk mencapai kualitas yang Anda harapkan dari SMAN 3 Bondowoso” kata Oni.

Selain itu, dari sisi materi, video pembelajaran Quipper membantu siswa yang kesulitan memahami materi di kelas belajar dan memperdalamnya secara mandiri, ungkapnya.

Hari Guru Nasional 2022 juga menjadi dorongan bagi para guru untuk berefleksi dan mengapresiasi ketangguhan dan kemauan kuat mereka untuk berubah, memungkinkan mereka berhasil menghadapi inovasi dalam pembelajaran di masa pandemi yang penuh tantangan.

Quipper juga mencatat bahwa sebagai bagian dari ekosistem teknologi pendidikan di Indonesia, Quipper akan terus berinovasi untuk melayani guru, sekolah, dan siswa dengan sebaik-baiknya.

“Kedepannya, Quipper School Premium berkomitmen untuk terus mendukung para pendidik Indonesia dengan mengembangkan konten, fitur, dan layanan yang selaras dengan transformasi pendidikan Indonesia,” kata perusahaan tersebut.

Sumber: nusnet.id